PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Puluhan hektare lahan di Desa Sungai Bakau, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dilaporkan ludes terbakar.

Kepala Pelaksana BPBD Kobar Syahruni mengatakan, kebakaran lahan di Desa Sungai Bakau yang terjadi sejak Kamis, 8 Juni 2023 lalu, sampai dengan Senin 12 Juni 2023 kemarin, tercatat sudah 60 hektar lahan ludes terbakar.

"Lokasi lahan yang terbakar ini sedimennya semak belukar, sehingga di cuaca yang terik ditambah dengan angin yang kencang sehingga api cepat meluas," ujarnya, Selasa, 13 Juni 2023.

Ia mengungkapkan, jika petugas gabungan sampai-sampai dibuat kewalahan. Pasalnya, jarak lokasi kebakaran cukup jauh dan minim sumber air.

Syahruni menambahkan, sulitnya akses jalan akibat banyaknya tumbuhan semak belukar beresiko bagi keselamatan petugas saat pemadaman hingga malam hari.

--page

"Pemadaman tidak hanya siang saja. Bahkan sampai malam hari," ungkapnya.

Saat dikonfirmasi terkait penyebab Karhutla, pihaknya tidak bisa berkomentar lebih, karena hal tersebut merupakan ranahnya aparat penegak hukum.

"Untuk penyebab kebakaran lahan yang terjadi ini, kami belum berani berspekulasi, biarkan nanti pihak Kepolisian yang akan melakukan penyelidikan," pungkasnya.

Berdasarkan pantauan dari Tim Satgas Karhutla, jumlah titik api sampai saat ini tercatat ada 57 titik Hotspot di Kobar. (DANANG/J)