HINGGA April mendatang, curah hujan berpotensi petir dan angin kencang masih tinggi. Cuaca buruk bagi penerbangan dan pelayaran juga perlu mendapat perhatian. Pasalnya, pertumbuhan awan kumulonimbus (Cb) yang cepat mengakibatkan cuaca buruk dan hujan lebat.


Pantauan Stasiun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pangkalan Bun diprediksi puncak musim hujan terus berlangsung di bulan Maret hingga April mendatang.


Menurut perkiraan cuaca dalam beberapa waktu ke depan, di Pangkalan Bun dan sekitarnya akan dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi angin kencang dan petir.


Staf bidang pengamatan Cuaca, Yolanda menjelaskan, hal itu diakibatkan oleh gerak semu matahari sehingga tepat berada di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dan mempercepat pertumbuhan awan kumulonimbus yang mengakibatkan cuaca buruk dan hujan lebat.


“Perkiraan hujan yang mengakibatkan angin kencang dan petir serta hujan lebat, akan tetap terjadi kurang lebih dua minggu ke depan,” ungkap Yolanda kepada Borneonews, Senin (28/3/2016).


Masyarakat di Kobar dan sekitarnya diminta berhati-hati dan menyiapkan perlengkapan sebelum berpergian. Serta mewaspadai kemungkinan tanah longsor dan pohon tumbang, karena curah hujan tinggi selama puncak musim hujan. 


Sementara, sejumlah penerbangan dari Bandara Iskandar, Pangkalan Bun ditunda beberapa menit karena jalur penerbangan mengalami cuaca buruk. “Masih wajar mas, asal tidak sampai berjam-jam,” ungkap Umar.

(CR-1/YD/B-7)