PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Edy Pratowo menyampaikan Pemprov Kalteng telah mengalokasikan anggaran Rp83 miliar untuk penanganan Karhutla.

Dana tersebut merupakan alokasi Dana Bagi Hasil-Dana Reboisasi (DBH-DR) yang digunakan mulai dari pencegahan, pemadaman, penanganan pasca Karhutla, patroli.

Kemudian, kegiatan operasi pencegahan dan pemadaman oleh satgas dengan melibatkan masyarakat peduli api.

Termasuk untuk belanja sarana prasarana yang akan dihibahkan ke Pemerintah Kabupaten dan kelompok Masyarakat Peduli Api.

“Selain langkah tersebut, Pemprov Kalteng juga telah mencadangkan anggaran BTT sebesar Rp 107 Miliar, yang salah satunya untuk penanganan darurat bencana Karhutla jika terjadi,” tuturnya saat rakor Penanganan Karhutla di Aula Jayang Tingang, Jumat, 16 Juni 2023.

Sedangkan sebagai langkah mendukung upaya penanggulangan Karhutla di kabupaten/kota prioritas rawan Karhutla, Pemprov Kalteng telah mengaktifkan sebanyak 35 Pos Lapangan Satgas Pengendali Karhutla sejak 31 Mei 2023.

--page

Satgas tersebut berisi personel dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan organisasi Masyarakat Peduli Api (MPA)/Relawan.

Tim setiap harinya bertugas melaksanakan patroli, sosialisasi, deteksi dini dan pemadaman dini terhadap Karhutla, sehingga penanganan Karhutla di tingkat tapak dapat lebih efektif. (HERMAWAN DP/J)