TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Sebuah pesan berantai beredar di grup WhatsApp yang tentang pasien asal Desa Bambulung di RSUD Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur yang diduga meninggal dunia karena rabies setelah digigit anjing beberapa bulan lalu.

"Tuhan yg memberi, Dia pula yg mengambil isteri dari kaka tertua kami/kaka ipar Yulihawini telah kembali ke kemuliaan sorgawi tadi malam pkl.11.05 wib di Rs Tamiang Layang. Tiga bulan yg lalu kena gigitan anak anjing. Ternyata rabies muncul sekarang dan dalam hitungan 33 jam langsung meninggal dunia. Rumah duka di Desa Bambulung Baru/Jihi Kec. Pematang Karau Bartim," bunyi pesan berantai yang beredar di beberapa grup WhatsApp yang disertai video korban saat dirawat di RSUD Tamiang Layang, Senin, 26 Mei 2023.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Barito Timur, Mishael, saat dikonfirmasi membenarkan informasi yang beredar tersebut.

"Informasinya benar. Jadi kasus gigitannya terjadi di Desa Pamangka Kabupaten Barito Selatan (bukan di Barito Timur). Ibu tersebut saat itu sedang makan di warung dan digigit oleh anak anjing," ungkap Mishael melalui Kabid Peternakan Ratna Widyasari, Senin, 26 Mei 2023.

Gigitan anjing dimaksud terjadi pada April 2023, namun saat itu tidak dilaporkan ke instansi terkait baik Dinas Perikanan dan Peternakan maupun Puskesmas di wilayah domisili korban.

--page

Ratna kemudian menjelaskan kenapa virus rabies tersebut baru menunjukkan reaksi dan menyebabkan korban meninggal setelah tiga bulan digigit anjing.

"Virus tersebut target utamanya adalah otak, jika kasus gigitan di kaki akan lebih lama daripada kasus gigitan di jari tangan," ungkapnya.

Ratna melanjutkan, jika sudah tergigit hewan tertular rabies maka virus rabies akan berada di tubuh manusia dan berjalan menuju ke otak.

Sejak akhir Mei 2023, Kabupaten Barito Selatan - yang menjadi lokasi gigitan penyebab warga Barito Timur tersebut meninggal - telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa atau KLB di wilayah itu karena terdapat warga yang meninggal akibat gigitan hewan terinfeksi rabies.

Menyikapi meningkatnya kasus rabies di beberapa daerah, Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Barito Timur mendahulukan pelaksanaan vaksinasi rabies di desa/kelurahan yang memiliki gigitan anjing dan desa yang berbatasan dengan kabupaten tetangga.

--page

Kepada warga yang desanya belum dijangkau vaksinasi rabies, bisa juga mendatangi langsung Puskeswan di Tamiang Layang dengan membawa hewan yang akan divaksin. (BOLE MALO/J)