BORNEONEWS, Nanga Bulik – Bupati Lamandau Hendra Lesmana meminta kepada Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) yang ada di daerah setempat agar terus menjalin bersinergi dengan pemerintah daerah maupun seluruh elemen masyarakat.
“Saya harap Batamad dapat bersinergi, baik yang ada di pemerintahan desa atau kelurahan hingga kabupaten, demikian juga dengan masyarakat lainnya,” ucap Bupati Hendra saat menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Batamad Desa se-Kecamatan Batang Kawa, Senin, 10 Juli 2023.
Menurut Hendra, peran Batamad dalam menjaga kondusifitas, menyukseskan kegiatan pembangunan, dan memunculkan kearifan lokal dinilai sangat penting. Falsafah Huma Betang diharapkan dapat dikenal oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Sehingga falsafah Huma Betang dapat terjaga dan semakin dikenal oleh seluruh masyarakat luas, bukan hanya yang ada di Lamandau dan Kalimantan, tapi bisa juga dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Pria yang juga sebagai Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Lamandau itu menjelaskan, Batamad di wilayah Kecamatan nantinya mengemban tugas sebagai mitra kerjasama menjalankan fungsi koordinasi demi kelancaran tugas Damang.
--page
“Terutama dalam pemberdayaan pelestarian pengembangan adat istiadat dan hukum adat Dayak di wilayah kecamatan. Batamad juga bertugas untuk menegakkan hukum adat dan mengantisipasi gangguan terhadap kedudukan NKRI,” beber Hendra.
Orang nomor satu di Kabupaten berjuluk Bumi Bahaum Bakuba itu juga berpesan, agar Batamad terus mengedepankan semangat yang didasari empat pilar, yaitu kejujuran, kesetaraan, kebersamaan dan menjunjung tinggi berperilaku hukum adat dan hukum nasional.
“Selamat atas pelantikan Batamad Desa se Kecamatan Batang Kawa,” ucap Hendra mengakhiri. (HENDI NURFALAH/Y)









