LAMANDAU –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Bupati Lamandau Hendra Lesmana secara resmi membuka kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong (BBGRM) XX dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-51 tingkat Kecamatan Menthobi Raya di Desa Bukit Makmur.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Hendra mengajak masyarakat agar tidak sematamata memandang Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat sebagai kegiatan seremonial yang menjadi rutinitas tahunan saja. Namun kegiatan gotong royong harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan masyarakat.

“Saya berharap agar kegiatan gotong royong dalam hal apapun itu yang bersifat positif, harus terus kita lestarikan bahkan ditingkatkan. Karena ini sudah menjadi bagian dari budaya kita, khususnya dalam pelaksanaan pembangunan di desa, yang mana sikap tolong menolong dan kebersamaan telah terjaga dengan baik,” kata Hendra, Selasa, 11 Juli 2023.

Menurut bupati, momentum peringatan BBGRM ini juga harus dimaknai dengan aksi nyata yang dimulai dari diri sendiri serta di lingkungan terkecil yakni keluarga. Karena ini sudah menjadi kewajiban dan tanggung jawab bersama.

Orang nomor satu di Kabupaten berjuluk Bumi Bahaum Bakuba itu menjelaskan, gotong royong diharapkan dapat menjadi kebiasaan masyarakat. Karena gotong royong merupakan budaya Indonesia yang harus dijaga dan dilestarikan.

--page

“Hendaknya gotong royong memupuk kebersamaan dalam membangun desa. Karena dalam mewujudkan keberhasilan pembangunan diperlukan sinergi yang kuat dengan berbagai pihak, baik pemerintah, dunia usaha, tidak terkecuali dukungan dari masyarakat,” sebutnya.

Dalam kesempatan tersebut, bupati juga berpesan kepada masyarakat agar selalu menjaga keamanan dan ketertiban desa. Terlebih saat ini sudah menjelang pemilu serentak tahun 2024, yang rawan terjadinya konflik dan perpecahan.

“Mari bersama jaga kondusivitas daerah dan memperkuat kekompakan antarwarga yang sudah terjaga dengan baik di daerah kita,” tandasnya.

(HENDI NURFALAH/Y)