WARGA dan pengunjung Rumah Makan Candi Laras, Jalan Trans Kalimantan Km 10, Desa Anjir, Kabupaten Pulang Pisau pukul 15.00 WIB akhir pekan tadi heboh.
Sebab seorang pria tanpa identitas ditemukan kejang-kejang seusai turun dari taksi travel.
Korban diduga tewas di tempat kejadian perkara meski sempat dibawa ke RSUD Pulpis.
Berdasarkan hasil visum et refertum (VER) yang dilakukan di kamar mayat RSUD Pulpis, dokter menyebutkan tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban.
Polisi pun masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban.
Kasat Reskrim Polres Pulpis, AKP Iqbal Sengaji sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan sopir travel.
Berdasarkan pengakuan supir taksi, saat itu korban naik taksi dari Tangkiling, Palangka Raya tepatnya depan Markas Brimob Kalteng. Korban lalu menuju ke Palangka Raya dan Banjarmasin, Kalsel.
Saat itu dalam mobil ada empat penumpang, termasuk korban dan sopir.
“Dalam perjalanan menuju Banjarmasin, tepat di Desa Anjir Pulpis Km 10, travel singgah untuk istirahat. Saat itu korban turun dari mobil dan istirahat disebuah bangku di warung. Tidak berselang lama, tubuh korban mendadak kejang. Korban lalu direbahkan oleh pengunjung dan kemudian dibawa ke RSUD,” katanya.
Iqbal menyampaikan saat ini jenazah dengan jenis kelamin laki-laki itu ditempatkan di kamar mayat RSUD Pulpis.
Sampai saat ini belum ada petunjuk siapa identitas korban dan hanya ada tiket bertuliskan nama Dava.
Tapi polisi belum bisa memastikan apakah itu nama korban atau nama orang lain. Dia mengimbau kepada pihak yang merasa kehilangan anggota keluarganya agar melapor.
Berdasarkan postur dan analisa lainnya, pria tanpa identitas ini diperkirakan berusia 26 tahun.
“Supaya semuanya bisa terungkap, kami akan melakukan pengecekan langsung ke tempat pertama kali korban naik taksi. Untuk dugaan lainnya terhadap korban masih belum kami ketahui secara pasti,” tandasnya.
(PP/B-6)


