DINAS Pertanian dan Peternakan Kabupaten Barito Selatan menarget­kan vaksinasi massal 3.200 hewan penular rabies secara berkala pada 2016.


Kadis Distanak Barsel, Ibarata telah memper­siap­kan segalanya agar kegiatan vaksin massal bisa berjalan sesuai target.

Program vaksinasi massal akan dilaksanakan Mei-Desember 2016.


Vaksinansi akan dilakukan bertahap. Tahun ini ada satu kasus gigitan rabies.


“Untungnya korban cepat ditangani, sehingga bisa diatasi dan saat ini koraban tidak apa-apa,” ucapnya.


Pada 2015 pihaknya melakukan sosialisasi kepada aparat desa yang terlibat dalam upaya pencegahan rabies, sedangkan tahun ini sosi­alisasi lebih diarahkan kepada pemilik hewan.


Sosialisasi ini diutama­kan untuk desa yang potensial terhadap penyebaran rabies.


Tahun ini dimulai dari Januari melakukan sosialisasi secara terpadu dengan melibatkan petugas kesehatan.


Dia mengatakan deng­an disahkannya Perda Penanggulangan dan Pencegahan Rabies, maka tidak ada lagi pemilik hewan, khususnya ajing yang tidak mau divaksinasi.


Sementara itu Kadis Dinkes barsel, Daryomo Sukiastono bersama Distanak telah melakukan penyuluhan dan sosiali­sasi secara rutin.

Itu dilakukan agar ma­sya­rakat tahu sehingga tidak meremehkan gigitan anjing, kucing serta kera, karena bisa menyebabkan rabies, bahkan bisa merenggut nyawa. 


Diketahui, program vaksinasi ini rutin dilakukan setiap tahun. Di Kalteng hampir semua kabupaten dan kota juga melakukan program vaksinasi yang dilakukan serentak. 

(UR/B-6)