Halaman Sekolah Dasar Negeri 3 Langkai Palangka Raya dilaporkan terendam air akibat tidak adanya saluran drainase setelah hujan mengguyur pada hari Jumat (01/4/2016) malam.


Kepala Sekolah SDN 3 Langkai, Ruseni Yanses di Palangka Raya, Sabtu mengatakan genangan air seperti itu terjadi hampir setiap hujan lebat melanda daerah ini, dan bahkan bisa mengganggu aktivitas siswa lembaga pendidikan tersebut.


“Halaman sekolah kita terendam air kalau hujan lebat seperti tadi malam. Meski tak sampai masuk ke dalam ruangan, namun keadaan itu mengganggu anak-anak kita dalam beraktivitas karena genangan air mencapai sekitar 15 sentimeter,” katanya.


Akibat genangan air tersebut siswa dan guru harus melepas sepatu karena titik terdalam air tepat berada di depan pintu masuk sekolah. Genangan air terjadi karena drainase belum ada, ditambah lagi kalau hujan lebat limbahnya masuk ke halaman sekolah. Ini karena tidak ada saluran drainase sekitar sekolah.


“Kami khawatir anak-anak bisa terkena penyakit kulit karena air itu bercampur limbah warga yang berada di sekitar area sekolah,” katanya.


Ruseni mengatakan, sekira tahun 2014 pihak sekolah melalui kepala sekolah yang lama telah mengajukan proposal pembuatan drainase. Namun hingga kini belum mendapat tanggapan dari pemerintah. (ANT/B-12)