BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Lebih dari sepekan terakhir terjadi kelangkaan elpiji 3 kilogram di wilayah Kuala Pembuang dan sekitarnya. Gas tabung melon ini belakangan sulit ditemukan, jikapun ada harganya cukup memberatkan masyarakat.
Menanggapi hal itu, Pemerintah Kabupaten Seruyan melakukan langkah cepat dengan menyampaikan permasalahan kelangkaan elpiji 3 kilogram ke pihak Pertamina.
Bupati Seruyan Yulhaidir, melalui Sekretaris Daerah Djainuddin Noor mengatakan, pihaknya melalui Bagian Perekonomian Setda Seruyan sudah menyampaikan permasalahan tersebut.
“Pemkab Seruyan melalui Bagian Perekonomian Setda, sudah menyampaikan permasalahan kelangkaan gas 3 kilogram ke pihak Pertamina dan selanjutnya Pertamina berjanji akan menindak lanjuti, “ kata Sekda Seruyan, Selasa, 25 Juli 2023.
Lebih lanjut disampaikan, berdasarkan informasi dari pihak Pertamina hingga saat ini distribusi elpiji 3 kilogram di Kabupaten Seruyan masih berjalan normal.
--page
Kemudian, Bagian Perekonomian Setda Seruyan juga melakukan pendampingan saat kedatangan elpiji 3 kilogram, seperti pada Senin malam, 24 Juli 2023 ketika armada pengangkut elpiji 3 kilogram datang di salah satu pangkalan.
“Pendampingan ini dilakukan, agar ketika elpiji 3 kilogram dibagikan kepada warga yang berhak, bisa berjalan tertib dan lancar, “ urainya.
Sedangkan upaya lainnya, segera menyurati pihak Pertamina untuk meminta kuota tambahan, sebagai langkah untuk mengatasi kelangkaan elpiji 3 kilogram dipasaran. (FAHRUL/Y)









