BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Edy Pratowo berharap pasar penyeimbang dapat membantu meringankan beban masyarakat.
Terutama membantu masyarakat membeli barang-barang kebutuhan pokok saat terjadi gejolak harga akibat inflasi.
"Saat ini kita sedang mengalami inflasi, yang menyebabkan harga barang terutama sembako menjadi naik. Semoga paket sembako ini bisa membantu meringankan beban masyarakat dalam menghadapi inflasi," kata Wagub dalam keterangannya saat mengikuti kegiatan pasar penyeimbang di Sampit, Rabu, 26 Juli 2023.
Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng awal bulan ini data menunjukan inflasi gabungan Kota Palangka Raya dan Sampit sebesar 0,27 persen pada Juni 2023 dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 117,41.
Inflasi gabungan Kota Palangka Raya dan Sampit pada Juni 2023 terjadi karena adanya kenaikan indeks harga pada kelompok transportasi sebesar 0,95 persen.
--page
Kemudian kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,37 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,36 persen.
Setelah itu, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,19 persen, kelompok kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,13 persen, serta kelompok pendidikan 0,03 persen.
Data menunjukan Inflasi tahun kalender Juni 2023 terhadap Desember 2022 untuk gabungan Kota Palangka Raya dan Sampit tercatat sebesar 1,53 persen dan inflasi tahun ke tahun Juni 2023 terhadap Juni 2022 sebesar 3,55 persen.
Komoditas yang memberikan sumbangan inflasi pada Juni 2023 antara lain angkutan udara, beras, daging ayam ras, telur ayam ras, cabai rawit, tomat, teh siap saji, buncis, bawang putih, dan perhiasan. (HERMAWAN DP/J)








