NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Bupati Lamandau Hendra Lesmana meminta seluruh camat di daerah setempat untuk memaksimalkan pemberian protein hewani berupa telur dan susu kepada anak-anak yang terindikasi stunting. Hal itu bisa dilakukan dengan menggunakan dana desa atau pihak ketiga.

“Camat saya minta maksimalkan pemberian protein hewani berupa telur dan susu kepada anak-anak yang terindikasi stunting dengan menggunakan dana desa maupun dana pihak ketiga perusahaan,” kata Bupati Hendra di Nanga Bulik, Jumat, 28 Juli 2023.

Orang nomor satu di Kabupaten berjuluk Bumi Bahaum Bakuba itu, juga meminta koordinasi ditingkatkan dengan pihak terkait, serta memaksimalkan memasukkan data bayi dan balita dalam aplikasi Elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM), dan kunjungan masyarakat ke posyandu.

Menurutnya, Pemkab Lamandau telah melakukan berbagai langkah dalam percepatan penanganan stunting, antara lain optimalisasi anggaran dan pelaksanaan program secara terintegrasi pada perangkat daerah dan lintas sektor. Baik secara spesifik maupun sensitif.

--page

Kemudian memaksimalkan peran serta masyarakat peduli stunting, seperti kegiatan pos bunda tanggap stunting, pos gizi masyarakat gerakan bersama berantas stunting, dan lainnya. Selanjutnya, memaksimalkan peran desa melalui anggaran desa dalam penanganan stunting.

Upaya lainnya, memaksimalkan keterlibatan dunia usaha dan peran pihak ketiga, khususnya di wilayah kerja terdekat. Seperti pemberian makanan tambahan dan pembangunan sarana prasarana air bersih. Selain itu, melaksanakan berbagai inovasi dalam penanganan stunting.

Menurut Hendra, penyelesaian masalah stunting tidak dapat dilakukan dalam jangka waktu singkat. Sebab itu, perlu komitmen bersama agar penanganan masalah tersebut dilakukan terus-menerus dan berkelanjutan dengan dukungan berbagai pihak.

“Masalah stunting tidak hanya menjadi tugas pemerintah daerah saja, tetapi menjadi tugas kita semua. Termasuk masyarakat itu sendiri dan kepedulian dari pihak ketiga seperti dunia usaha yang ada di Kabupaten Lamandau,” tandasnya. (HENDI NURFALAH/J)