BORNEONEWS, Nanga Bulik – Bupati Lamandau, Hendra Lesmana melantik dan mengambil sumpah janji 80 orang pejabat fungsional serta penyerahan keputusan dan penandatanganan perjanjian kerja Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) kepada 56 orang di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamandau tahun 2023.
Diketahui, dalam pelantikan tersebut, ASN yang diangkat dalam jabatan fungsional sebanyak 80 orang dengan rincian jabatan fungsional peralihan sebanyak 33 orang dan jabatan fungsional pertama kali sebanyak 47 orang.
Sementara, Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja di lingkungan Pemkab Lamandau yang menerima keputusan sebanyak 56 orang dengan rincian PPPK kesehatan sebanyak 10 orang dan PPPK guru sebanyak 46 orang.
“Ini dilakukan guna penyesuaian jenis jabatan fungsional dengan kualifikasi dan kompetensi yang dimiliki ASN serta disesuaikan dengan kebutuhan jabatan fungsional pada perangkat daerah,” sebut Bupati Hendra, Jumat, 28 Juli 2023.
Dikatakan Bupati, pengangkatan pejabat fungsional peralihan dari jabatan lain merupakan tindak lanjut atas usulan Pemkab Lamandau kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) atas usulan perubahan nama jabatan fungsional yang sebelumnya telah diangkat dalam jabatan fungsional lainnya.
--page
“Dengan diserahkannya keputusan pengangkatan dan ditandatanganinya perjanjian kerja Bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, maka sudah secara resmi menjadi bagian dari ASN,” bebernya.
Menjadi seorang ASN, kata Bupati, adalah sebuah kehormatan dan pilihan seseorang, beserta dengan seluruh konsekuensinya. Untuk itu, Bupati meminta agar para ASN tersebut bertindak sesuai ketentuan yang berlaku terkait dengan kode etik, disiplin, serta kewajiban dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.
“Sebagai ASN, kita dituntut harus bekerja dengan cerdas baik dalam tataran penyusunan kebijakan maupun dalam pelaksanaan kebijakan,” ujar Bupati.
Bupati berharap, setiap ASN memiliki kecepatan dan kepiawaian memanfaatkan momentum dalam menggerakkan roda birokrasi, hal ini merupakan kunci dari adaptasi terhadap segala perubahan pada era digitalisasi.
“Sehingga kita tetap kompetitif mengimplementasikan Core Value ASN Ber-AKHLAK dan employ branding bangga melayani bangsa,” pungkasnya.
(HENDI NURFALAH/Y)









