BORNEONEWS, Palangka Raya - Stunting masih menjadi salah satu fokus pemerintah dalam menjaga Sumber Daya Manusia (SDM) generasi penerus bangsa.
Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Edy Pratowo menyampaikan penanganan stunting di Kalteng masih terus berlanjut.
Hasilnya menunjukan perbaikan kearah yang positif seiring dengan penurunan angka stunting berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI).
Edy mengatakan SSGI mencatatkan angka sebesar 26,9 persen pada Tahun 2022, lebih rendah dari Tahun 2021 yakni sebesar 27,4 persen.
"Bukan hanya berdampak pada tinggi anak, stunting juga bisa mengganggu kecerdasan dan kesehatan anak," sebut Edy saat memimpin apel peringatan HUT RI ke 78 di halaman kantor gubernur Kalteng, Kamis,17 Agustus 2023.
--page
Untuk itu, lanjut dia, percepatan penurunan stunting harus diperhatikan dengan serius, karena menjadi salah satu kunci pembangunan SDM ke depan.
"Selain memastikan gizi anak-anak kita terpenuhi agar terhindar dari stunting, kita juga harus membekali mereka dengan akses pendidikan yang berkualitas,"
Harapannya anak-anak nanti bisa tumbuh sebagai generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh, sehingga mampu membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa besar. (HERMAWAN DP/H)









