SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar razia gabungan bersama TNI Polri kepada warga binaan yang ada di dalam Lapas.

Kepala Lapas Sampit Agung Supriyanto mengatakan, sasaran razia adalah melakukan penggeledahan terhadap badan, barang yang ada di kamar dan blok hunian WBP dari barang-barang terlarang yang tidak boleh dimiliki oleh WBP

"Barang-barang seperti Handphone, narkoba, barang pecah belah, benda terbuat dari logam maupun benda-benda yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban pasti kami amankan" kata Agung Supriyanto, Selasa, 29 Agustus 2023.

Kepada seluruh petugas baik dari Lapas, TNI/POLRI untuk melakukan penggeledahan secara teliti, ambil apabila terdapat barang-barang terlarang yang dimiliki oleh WBP namun kesemuanya dilakukan secara humanis dan tetap memperhatikan faktor keamanan.

Agung juga menyampaikan kepada seluruh petugas yang melakukan razia untuk melakukan penggeledahan secara teliti, ambil apabila terdapat barang-barang terlarang yang dimiliki oleh WBP. Namun semuanya dilakukan secara humanis dan tetap memperhatikan faktor keamanan.

--page

Setelah dilakukan razia bersama, tim razia gabungan mendapatkan dan melakukan penyitaan terhadap barang terlarang yang dimiliki oleh WBP yaitu beberapa potongan kabel, botol beling parfum, cermin, korek api gas, alat cukur jenggot, gunting kuku, pinset, silet dan beberapa kartu permainan.

"Kemudian terhadap barang-barang terlarang tersebut selanjutnya dilakukan penyitaan, pendataan dan akan dilakukan pemusnahan yang dilengkapi dengan Berita Acara sesuai dengan ketentuan yang berlaku" jelas Agung.

Kegiatan razia ini merupakan upaya sinergitas antara Aparat Penegak Hukum dalam rangka deteksi dini untuk mencegah munculnya potensi gangguan keamanan dan ketertiban di Lapas Sampit.

"Alhamdulillah semua kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan aman. Semoga kegiatan serupa dapat kita lakukan bersama lagi. Agar situasi yang ada di dalam Lapas aman dan kondusif," pungkasnya. (BUDDI RAHMAT H/J)