SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Seorang janda berinisial A dianiaya kekasihnya hingga mengalami lebam di bagian wajah dan tubuhnya di Jalan Jenderal Sudirman Km. 36, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Korban merupakan seorang wanita yang telah kehilangan sang suami karena meninggal dunia. Menurutnya, kekasihnya itu berinisial MF yang baru dikenalnya sekitar satu bulan lalu. 

Baru mengenal satu bulan pertama, sekitar dua minggu menjalani hubungan ia dipukul sang kekasih hanya karena masalah sepele. Dan kejadian ini merupakan kejadian yang kedua kalinya dialami oleh korban.

"Saya dipukul menggunakan kursi plastik hingga patah kursi plastiknya. Kejadiannya yang kedua sudah sekitar tiga hari lalu," kata A, Senin, 4 September 2023. 

Korban juga mengaku sempat takut melapor kejadian yang menimpa dirinya itu, hingga ada kerabat yang datang ke rumahnya dan menemukan dirinya dalam keadaan yang sudah babak belur di tubuh korban.

--page

Korbam mengalami luka lebam di wajah, mata hingga lengan akibat dipukul sang kekasih. Kerabat yang syok melihat keadaan A yang memprihatinkan langsung membawanya ke kantor polisi untuk melaporkan penganiayaan itu. 

"Kami awalnya hanya khawatir dengan anaknya, juga korban ini akhirnya saya suruh dia melaporkan yang menimpa dirinya ini. Awalnya dia takut untuk melaporkan," ucap kerabat korban yang diminta tidak disebutkan namanya.

Tidak hanya itu, anak korban juga mendapatkan perlakuan yang sama dengan korban. Anak korban yang masih berusia sekitar lima tahun itu juga dianiaya oleh kekasih yang baru dikenalnya ini.

"Anaknya ini bibirnya dibakar dengan puntung rokok, itu pengakuan anaknya dan dikurung di kamar mandi. Mana mungkin kan anak-anak ditanya bohong," jelasnya.

Kini korban bersama kerabatnya tersebut telah melaporkan penganiayaan yang dilakukan oleh kekasih korban itu kepada pihak kepolisian Polres Kotim. Dan berharap pelaku tidak mengulangi perbuatannya terhadap korban. (BUDDI RAHMAT H)