PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Pendapatan Daerah  (Bapenda) Kalteng mencatat ada sekitar 5,5 juta liter Bahan Bakar Minyak (BBM) masuk ke wilayah Kalteng.

Data tersebut tercatat Satgas Pengawasan Penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk pendataan dan pengawasan dengan prioritas BBM jenis industri selama empat hari pemantauan.

Kepala Bapenda Provinsi Kalteng Anang Dirjo mengatakan data terekam di dua pos, mulai dari di Pos Pasar Panas Banua Lima, Barito Timur dengan volume BBM sebanyak 1.735.000 liter dari 202 unit armada truk tangki yang masuk.

Kemudian pendataan di Pos Taruna Jaya, Pulang Pisau tercatat ada sebanyak 3.777.000 liter BBM dari 380 unit armada yang masuk.

Bahan bakar yang disalurkan antara lain Pertamax, Pertamax Dex, Pertamax Bulk, Petra Bio, Solar, Bio Solar, Bio Diesel, Pertalite, Dexlite, Akra Sol, dan Pro Diesel Bio.

--page

Adapun kegiatan Pengawasan Penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dilakukan pada tanggal 5-8 September 2023.

Kegiatan pendataan dan pengawasan dilakukan oleh Bapenda Provinsi Kalteng bekerja sama dengan Kepolisian Daerah Kalteng, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalteng.

Kemudian, Satpol PP, Polres Barito Timur, Polsek Banua Lima, Polres Pulang Pisau, UPTPPD Tamiang Layang, dan UPTPPD Puruk Cahu. (HERMAWAN DP/H)