KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas menggelar Rapat koordinasi (Rakor) penanganan tanggap darurat bencana Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla, bertempat di Aula Bappelitbangda setempat pada Sabtu, 7 Oktober 2023. 

Rapat yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas, Septedy ini menghasilkan sejumlah poin, di antaranya penguatan Posko Induk dengan dukungan penambahan personel di kantor BPBD Kapuas.

"Penguatan Posko lapangan dengan memaksimalkan penanganan melalui dukungan personel, sapras dan pembiayaannya dengan melibatkan TNI, Polri, pihak kecamatan, OPD, instansi/lembaga terkait dan relawan," kata Septedy.

Dia melanjutkan, juga akan dilakukan penguatan sarana dan prasarana di Posko Induk dan Posko lapangan. Lalu, penggunaan belanja tak terduga (BTT) untuk penanganan tanggap darurat bencana Karhutla.

"Penyiapan rumah oksigen di tingkat kabupaten dan ruang oksigen di tingkat kecamatan/puskesmas, camat berkoordinasi dengan Dinkes dan puskesmas di kecamatan masing-masing," ucapnya.

--page

"Camat menyampaikan laporan harian penanganan Karhutla di wilayah masing masing kepada PJ Bupati Kapuas melalui Kepala Pelaksana BPBD Kapuas, sebagai bahan untuk ditindaklanjuti dan evaluasi," jelasnya.

Juga ditekankan target penanganan Karhutla pada masa tanggap darurat dengan presentase 80 persen karhutla dapat tertangani.

Adapun dalam rapat ini dihadiri perwakilan unsur Forkompimda yaitu Wakapolres Kapuas, Pasi Ops Kodim 1011/Klk, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kuala Kapuas.

Turut juga dihadiri Kepala Pelaksana BPBD Kapuas, Panahatan Sinaga, Kepala OPD terkait, Kepala RSUD, Manggala Agni dan Camat beserta Tripika. (DODI/Y)