BORNEONEWS, Sampit - Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Nanang Avianto terjun langsung memantau lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Jalan Moh. Hatta, Lingkar Utara, Kecamatan Bamaang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu, 7 Oktober 2023.
Dalam kegiatan tersebut Kapolda Kalteng Irjen Pol Nanang Avianto juga didampingi Kapolres Kotim AKBP Sarpani, Wakil Bupati Kotim Irawati dan anggota dari BPBD Kotim dan Damkar Kotim.
Terlihat anggota kepolisian diterjunkan langsung dam untuk proses pemadaman api di lokasi kebakaran hutan dan lahan dan satu unit AWC dit Sabhara juga di turunkan untuk membantu memadamkan api.
Nanang Avianto mengatakan, masyarakat diminta untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan karena berdampak pada kelestarian hutan. Dan juga berdampak kepada kualitas udara karena bisa menyebabkan kabut asap.
"Kami minta kepada masyarakat untuk di tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan. Karena berdampak besar apalagi ini musim kemarau akan berakibat asap dari kebakaran itu meluas," kata Kapolda Kalteng Irjen Pol Nanang Avianto, Minggu, 8 Oktober 2023.
--page
Kapolda juga mengingatkan kepada anggota yang turun langsung ke lapangan untuk berhati-hati dalam bertugas. Karena menurutnya sebagian besar lahan yang terbakar merupakan lahan gambut.
"Saya juga minta kepada seluruh yang bertugas siapa pun itu untuk selalu menjaga keselamatannya dalam menangani Karhutla ini," ucap Nanang.
Saat ini pihak kepolisian telah menerima beberapa laporan terkait Karhutla yang terjadi di Kotim. Dan Kapolda Kalteng mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini sudah mengamankan 10 orang tersangka terhadap kasus Karhutla yang terjadi di Kalteng.
"Selama ini sudah 10 orang yang kita amankan, yang pasti apabila ada laporan terkait Karhutla pasti akan kami tindaklanjuti. Dan untuk masyarakat saya minta untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan kalau masih melakukan akan berhadapan dengan kami," tegasnya. (BUDDI RAHMAT H/J)









