SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Kotawaringin Timur memprediksi, wilayah ini berpotensi hujan sedang hingga lebat yang disertai petir/kilat dan angin kencang dalam dua hari ke depan.

BMKG menyampaikan peringatan dini agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan lokal dengan durasi singkat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang ataupun angin puting beliung. Serta, berhati-hati terhadap dampak bencana yang ditimbulkan.

"Waspada dan kehati-hatian terhadap potensi cuaca ekstrem perlu ditingkatkan oleh masyarakat, mengingat dampak adanya peralihan musim ke pancaroba bisa menimbulkan banjir, tanah longsor, genangan, angin kencang, pohon tumbang, hingga jalan licin," ungkap Prakirawan Kotim, Deby Cindi, Selasa, 24 Oktober 2023.

Paparan dari BMKG, kejadian saat ini disebabkan oleh sirkulasi siklonik terpantau di Laut Cina Selatan yang membentuk daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angin (konvergensi) di Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Barat.

--page

Kondisi demikian mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.

"Kelembaban udara yang cukup basah di beberapa lapisan, serta didukung oleh Labilitas Lokal Kuat yang mendukung proses konvektif skala lokal, mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di Kalimantan Tengah," jelasnya. (NOOR ANNISA/j)