PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan atau OJK, Mahendra Siregar mengatakan bahwa Indonesia telah diterima menjadi anggota penuh atau full member Financial Action Task Forces atau FATF sebagaimana ditetapkan dalam Plenary Meeting FATF tanggal 25 Oktober 2023.

"Indonesia telah diterima menjadi full member Financial Action Task Forces atau FATF sebagaimana ditetapkan dalam Plenary Meeting FATF tanggal 25 Oktober 2023," kata Mahendra dalam Konferensi Pers Hasil Rapat Dewan Komisioner atau RDK Bulanan Oktober 2023 yang dilaksanakan full virtual pada Senin, 30 Oktober 2023.

Capaian ini merupakan hasil kolaborasi yang baik antara PPATK dan seluruh Kementerian/Lembaga terkait, termasuk OJK, yang menunjukkan sektor jasa keuangan nasional telah secara komprehensif memenuhi standar internasional dalam penerapan program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Masal atau APU, PPT, dan PPPSPM.

"Kedudukan Indonesia sebagai anggota penuh FATF menempatkan Indonesia sejajar dengan negara-negara anggota G20, dengan integritas sistem keuangan yang kuat," tuturnya lagi.

Sehingga akan meningkatkan kepercayaan masyarakat, lanjutnya, termasuk masyarakat internasional terhadap integritas sektor keuangan Indonesia.

--page

"Lalu pada gilirannya akan berdampak positif pada peningkatan perekonomian nasional," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/j)