PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo menyampaikan jawaban atas pemandangan umum fraksi-fraksi pendukung DPRD Kalteng terhadap nota keuangan dan RAPBPD tahun anggaran 2024.

Jawaban itu disampaikan Edy pada rapat paripurna DPRD Kalteng ke 7 masa persidangan III tahun sidang 2023 di ruang rapat gabungan DPRD Kalteng, Kamis sore, 2 November 2023.

Pertama Edy menjawab pertanyaan maupunsaran dan masukan dari fraksi PDIP mengenai peningkatan pendapatan bagi instansi yang berkompeten untuk mencapai target APBD tahun anggaran 2023 dan peningkatan penerimaan pada 2024.

Edy menyebut, Bapedda sebagai koordinator pendapatan daerah akan terus bekerja semaksimal mungkin untuk meningkatkan penerimaan daerah dengan menambah kegiatan intensifikasi dan ekstensifikasi pengelolaan pendapatan daerah khususnya penerimaan dari sektor PAD.

"Sedangkan terkait penurunan pendapatan pada RAPBD tahun anggaran 2024 dapat kami jelaskan bahwa target tersebut merupakan angka dari Penetapan KUA-PPAS tahun anggaran 2024 dikarenakan tidak adanya nota kesepakatan antara kepala daerah dengan legislatif," ucapnya.

--page

Selanjutnya, terkait dengan sistem zonasi pada PPDB di Kalteng berpedoman pada Peraturan Kemendikbudristek nomor 1 tahun 2021. Evaluasi sistem ini telah dilaksanakan oleh pemerintah pusat pada 7 Oktober 2023 dan Pemprov Kalteng akan menindak lanjuti pada sistem PPDB Tahun 2024.

"Begitu juga dengan mengatasi kenaikan sembako. Pemprov Kalteng telah melaksanakan operasi pasar dalam bentuk program gerakan pangan murah, pasar murah serta pasar penyeimbang," imbuhnya. (DONNY D/H)