BORNEONEWS, Kuala Kurun - Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing mengajak masyarakat di wilayah setempat untuk menggunakan alat penangkap ikan ramah lingkungan.
"Mari masyarakat gunakan alat penangkap ikan yang ramah lingkungan, jangan menggunakan setrum, racun, dan alat berbahaya lainnya," ujar Efrensia, Kamis, 30 November 2023.
Dia melanjutkan, jika masyarakat nekat menggunakan alat penangkap yang tidak ramah lingkungan, maka ikan-ikan yang ada di sungai bisa mati hingga ikan yang masih kecil-kecil.
"Kita kan carinya ikan yang besar-besar, tapi kalau ikan yang kecil-kecil ikut mati, maka mereka tidak bisa berkembang biak menjadi lebih besar," jelasnya.
Selain bisa membuat ikan mati, menggunakan setrum atau penangkap ikan tidak ramah lingkungan lainnya bisa makhluk hidup lain yang ada di sungai juga ikut mati dan bisa merusak ekosistem.
"Saya pernah dengar, kalau ikan yang ditangkap dengan setrum atau potas racun katanya kurang enak karena darahnya tidak segar," kata Efrensia.
--page
Kemudian Efrensia mengimbau dan mengajak masyarakat agar menggunakan alat penangkap ikan ramah lingkungan seperti alat tradisional yang ada.
"Seperti jala, rengge, pancing, dan lainnya sehingga yang tertangkap hanya ikan tertentu saja dan ikan kecil bisa terus berkembang biak, tumbuh besar kemudian bisa ditangkap di kemudian hari," tukasnya. (RISKA YULYANA/j)









