BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Gubernur atau Wagub Provinsi Kalimantan Tengah, H Edy Pratowo mengatakan bahwa perlu upaya yang terstruktur untuk meningkatkan hilirisasi sektor pertambangan di provinsi berjuluk 'Bumi Tambun Bungai' ini.
"Dalam rangka menjaga ekonomi Kalteng tetap tumbuh solid pada tahun 2024, perlu dilakukan upaya terstruktur dan bertahap dalam rangka meningkatkan hilirisasi sektor tambang, utamanya batu bara," kata Edy Pratowo pada Rabu, 29 November 2023 malam.
Edy menyampaikan itu saat membacakan arahan Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Tahun 2023 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalteng pada Rabu, 29 November 2023 malam.
"Porsi batu bara dalam ekspor Kalimantan Tengah perlu dikurangi secara bertahap seiring sunset yang semakin dekat," katanya.
Untuk itu, Wagub menyatakan bahwa dirinya sangat mendukung terhadap investor yang ingin menanamkan modalnya dalam membangun industri hilirisasi di Kalimantan Tengah.
--page
"Tidak hanya hilirisasi produk batu bara, namun juga membangun industri kelapa sawit dengan berbagai produk turunannya," tegasnya.
Hadir dalam kegiatan itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Taufik Saleh, Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Bupati, Pj Bupati/Wali Kota Se-Kalteng, Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Kepala Perangkat Daerah dan Pimpinan Instansi Vertikal Provinsi Kalimantan Tengah. (TESTI PRISCILLA/Y)









