BORNEONEWS, Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara mengapresiasi digelarnya gerakan pangan murah (GPM) di halaman Dinas KPP Barito Utara Muara Teweh, Kamis, 30 November 2023.
Itu disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Barito Utara Drs Jufriansyah pada acara pembukaan gerakan tersebut.
“Pemerintah Kabupaten Barito Utara sangat mengapresiasi gerakan pangan murah yang merupakan prioritas program pembangunan nasional,” ujar Jufriansyah.
Dia menuturkan, menutur data statistik 2023, jumlah penduduk Kabupaten Barito Utara 163,243 dan sekitar 1,6 persen masyarakatnya terindikasi miskin ekstrim.
“Kalau ekstrim itukan sudah luar biasa, di tempat kita ini ada keluarga yang tidak bisa memenuhi kebutuhan dasarnya,” ungkapnya.
Dia melanjutkan, beberapa tahun lalu, sudah diumumkan oleh pemerintah Kabupaten Barito Utara, sesuai dengan mandat pemerintah pusat, harus melaksanakan kegiatan-kegiatan penanganan inflasi dan pengentasan kemiskinan.
Jufri juga mengatakan, di tahun 2023 dan seterusnya, Pemerintah Kabupaten Barito Utara akan terus melakukan kegiatan dalam rangka mendukung program nasional.
--page
Selain itu juga, kegiatan ini selain menekan inflasi dan menurunkan angka kemiskinan ada juga hubungannya dengan stunting.
“Karena ini hubungannya ke stunting, ada masyarakat atau anak-anak muda yang beresiko dengan tidak terpenuhinya pangan, gizi yang baik,” kata Jufri.
Pj Sekda melanjutkan, ada leading sektor yang akan melaksanakan program tersebut. Selain Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, juga ada Dinsos PMD dan Dinas Nakertranskep UKM.
“Untuk Disperindagsar sifatnya khusus paket dengan harga yang lebih murah kepada masyarakat, sedangkan ketahanan pangan adalah komoditi yang diperlukan oleh masyarakat,” pungkasnya. (RAMADHANI/Y)









