BORNEONEWS, Palangka Raya - Wagub Kalteng Edy Pratowo berharap ada langkah antisipatif yang dilakukan TPID dan Satgas pangan untuk menjaga lonjakan harga bahan pokok (bapok) menjelang nataru 2023.
Edy mengatakan, menjelang nataru mobilitas masyarakat umumnya akan mengalami peningkatan dan berdampak terhadap permintaan beberapa komoditas barang dan jasa khususnya transportasi.
"Kita berharap ada langkah antisipatif guna menjaga terjadinya kenaikan atau lonjakan harga-harga menjelang kegiatan hari besar keagamaan dan perayaan tahun baru 2024," ucapnya, Sabtu, 9 Desember 2023.
Edy menambahkan, TPID dan seluruh komponen yang ada harus melakukan berbagai langkah sinergis, responsif dan tepat sasaran dalam menyikapi potensi inflasi di Kalteng, khususnya komoditas bapok.
Menurutnya, inflasi yang rendah dan stabil merupakan prasyarat dalam rangka untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, sehingga hal ini harus bisa diperhatikan dengan sebaik mungkin.
--page
"Sumber tekanan inflasi tidak hanya berasal dari sisi permintaan tetapi juga bisa dari sisi suplai diantaranya gangguan produksi, distribusi maupun kebijakan pemerintah. Jadi ini harus bisa kita perhatikan secara bersama," imbuhnya. (DONNY D/H)









