BORNEONEWS, Tamiang Layang - Menyikapi bencana banjir yang terjadi di beberapa kecamatan, Pemkab Barito Timur menetapkan status tanggap bencana banjir selama 7 hati ke depan.
"Kita mengeluarkan surat edaran tanggap darurat banjir selama 7 hari ke depan, karena dari prediksi BMKG curah hujan tinggi masih akan berlangsung sampai bulan Januari nanti," kata Indra Gunawan saat menyerahkan secara simbolis paket bantuan bahan kebutuhan pokok kepada warga terdampak banjir di Desa Magantis Kecamatan Dusun Timur, Senin, 11 Desember 2023.
Dia menjelaskan pemerintah daerah telah melaksanakan rapat koordinasi guna mempercepat bantuan yang diberikan kepada masyarakat terdampak banjir.
"Bantuan itu didistribusikan dari dana BTT (Belanja Tidak Terduga). BTT Kabupaten Barito Timur pada tahun 2023 terdapat Rp10 miliar, kurang lebih Rp2 miliar kita alokasikan untuk tanggap bencana banjir," ujar Indra Gunawan.
Menurutnya, kondisi bencana yang melanda beberapa desa di Kecamatan Dusun Timur, Patangkep Tutui, Raren Batuah, Dusun Tengah dan Kecamatan Pematang Karau itu menjadi kesempatan pemerintah daerah untuk membantu masyarakat.
--page
"Kemudian juga ini masih ada kemiskinan ekstrem, ada stunting dan ada saudara-saudara kita yang menyambut Natal. Jadi kesempatan ini adalah momentum yang baik untuk kita salurkan bantuan," jelas Pj Bupati.
Sehari sebelumnya Indra Gunawan juga menyerahkan bantuan bahan kebutuhan pokok kepada dua keluarga di Kelurahan Ampah Kota yang rumahnya tertimpa pohon tumbang. Menurutnya, nanti pemerintah daerah juga akan memberikan bantuan bahan bangunan seperti papan, seng, paku dan kayu.
Dalam kondisi seperti ini Kepala Daerah berharap peran serta semua pihak termasuk perusahaan yang beroperasi di sekitar lokasi bencana.
"Harapan kami semua stakeholder berpartisipasi untuk membantu saat melihat kebencanaan yang terjadi di Barito Timur. Tentu kita tidak memaksakan tapi keikhlasan mereka untuk membantu masyarakat di sekitar," ujarnya. (BOLE MALO/j)









