PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua DAD Provinsi Kalteng H Agustiar Sabran mengajak masyarakat agar menerapkan nilai-nilai adat dan budaya, terutama  Falsafah Huma Betang.

Penerapan Falsafah Huma Betang sebagai salah satu warisan adat dan budaya suku Dayak di Kalteng.

Falsafah ini dinilai mengajarkan tentang kearifan lokal dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama untuk mencapai kesejahteraan masyarakat.

“Maka itu harus menjunjung Falsafah Huma Betang, tidak hanya penting untuk menjaga persatuan dan kesatuan,” ucapnya saat Rapat Koordinasi (Rakor) Kelembagaan Adat Dayak se-Kalteng di Ballroom Hotel Aquarius, Palangka Raya, Kamis, 28 Desember 2023.

Agustiar mengatakan, rakor kelembagaan adat dapat menghasilkan keputusan penting bagi utusan dan masyarakat Dayak secara khusus.

--page

“Rakor ini juga merupakan bentuk silaturahmi atau hasupa hasundau. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk merumuskan poin-poin penting demi kesejahteraan masyarakat di Kalteng,” tegasnya. (HERMAWAN DP/H)