PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Otto Fitriandy mengatakan bahwa transaksi saham di sektor Pasar Modal hingga Oktober 2023 terkontaminasi Rp9,92 Miliar.

"Pada sektor Pasar Modal menunjukkan kinerja yang sangat baik, ditandai dengan jumlah investor selalu meningkat dari tahun ke tahun," kata Otto dalam pertemuan akhir tahun dengan awak media pada Jumat, 29 Desember 2023.

Sampai dengan Oktober 2023, lanjut Otto, jumlah investor saham bertambah 17.174 investor dari tahun sebelumnya.

"Sementara itu jumlah transaksi saham pada bulan Oktober 2023 sebesar Rp340,67 miliar atau terkontraksi sebesar Rp9,92 miliar dari tahun sebelumnya," jelasnya.

Total Saham pada bulan Oktober 2023, lanjutnya, dimiliki sebesar Rp1.627,32 miliar.

--page

"Ini meningkat sebesar Rp261,64 miliar dari tahun sebelumnya," terang Otto di kantor OJK Kalteng, Jalan RTA Milono, Palangka Raya. (TESTI PRISCILLA/j)