BORNEONEWS, Tamiang Layang - Lebih dari 24 jam sudah sejak terjatuh dan tenggelam di Bendungan Tampa Kabupaten Barito Timur remaja bernama Aril Subakti (16), warga Puruwian RT 08 Desa Dayu, belum juga ditemukan.
Patrick dari Sulung Rescue mengatakan, tim Basarnas Kalteng, BPBD Damkar Barito Timur, TNI, Polri dan relawan gabungan dari Tamiang Layang dan Ampah masih terus melakukan pencarian korban.
"Siang ini tim gabungan melakukan penyisiran di pinggiran sungai menggunakan pelampung dan berjalan kaki. Sebagian rekan-rekan dari Ampah menuju Desa Lebo karena ada info anak tenggelam di sana," ujarnya.
Aril Subakti terjatuh di pintu air Bendungan Tampa dan tenggelam, Sabtu, 6 Januari 2023. Saksi bernama Febri (17) yang juga merupakan teman korban mengaku peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB.
Saat itu saksi dan korban naik ke atap pelindung buka tutup pintu intake penguras dan sesampai di atas korban tiba-tiba meloncat ke bagian bendungan kemudian terbawa arus air keluar dari pintu air dan tenggelam.
--page
Tubuh korban sempat terlihat tidak jauh dari pintu air, namun arus air yang menenggelamkan tubuh hingga tak terlihat lagi. (BOLE MALO/j)









