BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebagai upaya mencegah terjadinya gangguan sekecil apapun saat pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotawaringin Barat diminta memastikan lokasi tempat pemungutan suara (TPS) tidak dipersoalkan warga atau pemilih.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakapolda Kalteng Brigjen Pol Mohamad Agung Boedijono, saat melakukan kunjungan dan mengecek kesiapan Pemilu di Kantor KPU Kobar, pada Kamis, 18 Januari 2024.
"Jangan sampai nanti pas hari H, pemilik lahan atau yang ketempatan menjadi lokasi TPS menolak. Tidak mau tempatnya digunakan pemungutan suara. Maka saya minta KPU dapat memastikan betul semuanya bisa berjalan aman," tegasnya.
Hal tersebut disampaikan oleh Brigjen Pol Mohamad Agung Boedijono, berdasarkan pengalamannya saat tugas di suatu daerah.
"Jadi saya pernah menjumpai, saat logistiknya datang dan mau dipasang perlengkapan pencoblosan, warga yang kesempatan menolak. Akhirnya ya batal. Hal seperti tolong diantisipasi jangan sampai terjadi," ungkapnya.
--page
Untuk itu, KPU juga harus bisa menyiapkan antisipasi dengan menyiapkan alternatif lain atau tempat lain. Sehingga, warga yang memiliki hak memilih ini tetap bisa menyampaikan hak pilihnya.
Sementara itu, Ketua KPU Kobar Chaidir menyampaikan bahwa hingga saat ini segala persiapan berlangsung dengan lancar. Termasuk penyiapan lokasi TPS tidak ada kendala.
"Kita sudah koordinasikan dengan baik, untuk lokasi TPS tidak ada kendala. Hanya saja yang perlu kita antisipasi ini wilayah yang terkena banjir. Jadi, harus kita cariin tempat yang bebas banjir," pungkasnya. (DANANG/H)









