SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah mendukung rencana pembuatan taman satwa Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) di Pulau Hanibung untuk melestarikan satwa.

"Selama ini satwa hasil rescue dan penyerahan warga selalu dibawa ke areal konservasi wilayah Kotawaringin Barat namun jika terwujud Taman Satwa ini dari pihak BKSDA akan memindahkan ke Pulau Hanibung," kata Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit Muriansyah, Kamis, 18 Januari 2024.

Terutama untuk satwa yang biasa pihaknya lepas liarkan di kabupaten Kotim seperti burung, kukang, dan trenggiling. Satwa tersebut berpotensi dilepas liarkan di Pulau hanibung karena sekilas vegetasi terutama di tepi sungai sangat bagus.

Pulau Hanibung memiliki luas kurang lebih 260 hektar dan memungkinkan untuk dijadikan lokasi wisata alam yang direncanakan Pemkab Kotim. 

"Rencananya akan datang dari pihak dinas terkait untuk melakukan survei lanjut mengenai potensi vegetasi yang ada di lokasi tersebut," imbuhnya.

--page

Dengan adanya Taman Satwa tersebut, ia berharap, masyarakat khususnya masyarakat Kotim lebih peduli terhadap kelestarian satwa liar. (DEWI PATMALASARI/H)