BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, Panahatan Sinaga kembali memberikan imbauan kepada warga agar mewaspadai bencana banjir.
Panahatan menjelaskan kondisi cuaca saat ini masih ekstrem dan ada bencana hidrometereologi itu, sehingga perlu menjadi perhatian bersama.
"Kami imbau kembali, karena kondisi cuaca curah hujan tinggi di bulan Januari diprediksi masih tetap berlangsung, maka sekali lagi kita supaya sama-sama mewaspadai, khususnya yang berada di bantaran sungai dan peta rawan bencana banjir," katanya, Sabtu, 20 Januari 2024.
Terlebih, saat ini Kabupaten Kapuas telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir, setelah 25 desa di enam kecamatan wilayah Kabupaten Kapuas dilanda banjir dalam sepekan terakhir.
Adapun banjir terjadi di 25 desa di enam kecamatan, yaitu Mantangai, Pasak Talawang, Kapuas Tengah, Kapuas Hulu, Dadahup dan Timpah, karena intensitas curah hujan yang cukup tinggi di wilayah hulu Kabupaten Kapuas tersebut dalam sepekan terakhir hingga mengakibatkan luapan air sungai.
--page
Sebelumnya, berdasarkan data Pusdalops PB BPBD Kapuas terdata ada sekitar 3.940 rumah warga yang terdampak banjir hingga Kamis, 18 Januari 2024.
"Dengan terdampak sebanyak 6.545 Kepala Keluarga atau berjumlah 23.245 jiwa warga terdampak," pungkasnya. (DODI/j)









