BORNEONEWS, Sampit – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Edy Pratowo menilai wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masuk sebagai salah satu kabupaten penting dalam pengendalian inflasi.
“Sangat penting dalam pengendalian harga kebutuhan bahan pokok di Kotim, karena kotim bagian penting dalam pengendalian inflasi,” ungkap Edy dalam keterangannya di Ballroom Aquarius Boutique Hotel Sampit, Sabtu malam, 20 Januari 2024.
Ia mengungkapkan selain Kota Palangka Raya, Kabupaten Kotim menjadi barometer uji yang dinilai oleh Badan Pusat Statistik maupun Bank Indonesia dalam penanganan inflasi.
Melalui pengambilan sampel yang dilakukan, jika dua wilayah ini inflasinya tinggi, otomatis inflasi Kalteng akan ikut tinggi.
Begitu sebaliknya, jika inflasi di Kota Palangka Raya dan Kotim bisa ditekan, maka inflasi di daerah lainnya di Kalteng juga bisa ditekan.
--page
Sebagai informasi, berdasarkan data rilis BPS Kalteng per awal Januari 2024 inflasi inflasi gabungan Kota Palangka Raya dan Sampit pada Desember 2023 sebesar 0,30 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 118,69. (HERMAWAN DP/H)









