BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas telah melakukan pencanangan korespondensi bebas kertas, bertempat di Aula Rujab Bupati Kapuas, Senin, 22 Januari 2024.
Pencanangan ini ditandai dengan penandatanganan naskah secara elektronik melalui aplikasi Srikandi oleh Pj Bupati Kapuas, Erlin Hardi dan Sekda Kapuas, Septedy didampingi Kepala Disarpustaka Kapuas, Suwarno Muriyat.
Erlin Hardi mengatakan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat pesat dan memberi dampak dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Sebagai perwujudannya, pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden nomor 95 tahun 2018 tentang Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya melalui sistem pemerintahan berbasis elektronik.
"Ini juga merupakan sebuah inovasi berkelanjutan dari Disarpustaka bagaimana mengkolaborasi dari perkembangan IT, sehingga nanti di dalam proses administrasi kita tidak terlalu banyak menggunakan kertas," kata Erlin.
--page
Jadi, sambung dia, secara sistem elektronik yang nanti akhirnya untuk OPD-OPD itu, tanda tangan dapat dilakukan secara elektronik dengan menggunakan perangkat IT.
"Sehingga, nanti perkembangan ke depan tidak hanya tanda tangan saja, tapi untuk hal hal lain yang bisa digunakan secara digital bisa berkembang lebih baik," harapnya.
Sementara itu, Kepala Disarpustaka Kapuas, Suwarno Muriyat menjelaskan bahwa ini menggunakan aplikasi Srikandi (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi).
"Yang mana nantinya kepala SOPD itu tidak lagi tanda tangan biasa, tapi langsung digital, kemudian tanda tangan digital itu sudah terbubuhkan langsung di surat menyurat dan langsung terkirim kepada tujuan," ucap Suwarno.
Menurut Suwarno, yang paling penting sebetulnya adalah bagaimana menyimpan arsipnya sehingga dengan seperti itu terjadi perubahan mendasar dalam korespondensi di Kapuas nantinya tidak ada lagi pakai kertas.
"Tidak adalagi yang mengirim ke kantor kantor tetapi langsung masuk ke email kepala SOPD masing masing," harapnya.
Adapun dalam kegiatan ini juga dirangkai gerakan nasional sadar tertib arsip dan pengukuhan Bunda Literasi Kecamatan se-Kabupaten Kapuas. Tampak dihadiri perwakilan unsur Forkopimda, para kepala SOPD, camat, lurah, kades dan lainnya. (DODI/Y)









