PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Inflasi yang masih terjadi di Kalteng karena diakibatkan naiknya sejumlah harga komoditas kebutuhan masyarakat menjadi perhatian Pemrov Kalteng.

Upaya untuk mengendalikan inflasi pun dilakukan oleh pemprov dalam beberapa pekan lalu dengan berkeliling menggelar pasar penyeimbang di sejumlah kabupaten di Kalteng.

"Pasar penyeimbang kita gelar sebagai upaya mengendalikan inflasi agar harga-harga kebutuhan pokok bisa tetap stabil," kata Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, Minggu, 4 Februari 2024.

Edy mengungkapkan, di 2024 ini pasar penyeimbang telah dilaksanakan oleh pemprov di sejumlah kabupaten diantaranya Kotim, Kapuas, Pulang Pisau, Bartim, Barsel, Barito Utara, dan Murung Raya.

"Khususnya di wilayah DAS Barito pasar penyeimbang ini kita gelar karena disana beberapa waktu lalu terdampak banjir, nah tujuannya agar inflasi bisa dikendalikan, sebab dampak banjir membuat kenaikan terhadap sejumlah bahan pokok," ujarnya.

--page


Dirinya berharap, inflasi di Kalteng ini bisa terus ditekan, dan pihaknya pun dari pemerintah akan terus berupaya mencanangkan berbagai program seperti halnya mengadakan pasar penyeimbang disetiap wilayah.

"Program ini akan terus berlanjut, karena terkait inflasi di daerah menjadi salah satu fokus perhatian kita dan ini yanh sedang kita lakukan yaitu penekanan agar persentasenya terus mengalami penurunan," tukasnya. (DONNY D/Y)