BORNEONEWS, Palangka Raya - Produk Domestik Regional Bruto atau PDRB Kalimantan Tengah di tahun 2023 menurut komponen pengeluaran hampir semuanya tumbuh.
"Ekonomi Kalimantan Tengah tahun 2023 secara kumulatif tumbuh sebesar 4,14 persen. Pertumbuhan terjadi pada hampir semua Komponen Pengeluaran," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Eko Marsoro saat menyampaikan Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan Tengah Triwulan IV-2023 pada Senin, 5 Februari 2024.
Pertumbuhan tertinggi menurutnya terjadi pada Komponen Pengeluaran Konsumsi LNPRT atau PK-LNPRT sebesar 7,69 persen diikuti oleh Pengeluaran Konsumsi Pemerintah atau PK-P sebesar 6,08 persen.
"Sementara itu, Komponen Impor Barang dan Jasa yang merupakan faktor pengurang dalam PDRB menurut pengeluaran, juga tumbuh sebesar 0,11 persen," bebernya.
Struktur PDRB Kalimantan Tengah, lanjutnya, menurut pengeluaran atas dasar harga berlaku tahun 2023 didominasi oleh Komponen Ekspor Barang dan Jasa yang mencakup lebih dari separuh PDRB Kalimantan Tengah yaitu sebesar 54,17 persen.
--page
"Diikuti oleh Komponen PMTB sebesar 38,26 persen, Komponen PK-RT sebesar 37,26 persen, Komponen PK-P sebesar 12,14 persen, Komponen PK-LNPRT sebesar 1,49 persen, dan Komponen Perubahan Inventori sebesar negatif 0,11 persen," jelasnya.
Sementara itu, Komponen Impor Barang dan Jasa memiliki peran sebesar 43,21 persen. Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah 2023, lanjut Eko, Pembentukan Modal Tetap Bruto atau PMTB memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 1,95 persen, diikuti Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga atau PK-RT sebesar 1,11 persen dan Pengeluaran Konsumsi Pemerintah atau PK-P sebesar 0,77 persen. (TESTI PRISCILLA/Y)









