BORNEONEWS, Palangka Raya - Plt Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Muhammad Reza Prabowo melakukan pertemuan dengan awak media di Disdik Kalteng, Rabu, 7 Februari 2024.
Reza mengatakan bahwa dalam pertemuan tersebut, dibahas mengenai beasiswa Tabe Berkah, ketersedian guru di Kalteng, sarana Prasarana (Sarpas) sekolah, Pena Berkah dan beberapa topik menarik lainnya.
"Untuk beasiswa Tabe Berkah ini yang diprogramkan oleh Pak Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran dan Wakil Gubernur Kalteng H Edy Pratowo, diprioritaskan untuk putra/putri daerah Kalteng. Nanti dibuka lagi Tabe Berkah kedua, ada untuk mahasiswa S2-nya juga termasuk yang berprestasi," katanya.
Mengenai ketersedian guru di Kalteng, ia menyampaikan bahwa pihaknya juga memperhatikan kualitas peningkatan dan kesejahteraan guru.
Termasuk fasilitas guru penggerak, program Kredit Pemilikan Rumah atau KPR subsidi uang muka, peningkatan tunjangan guru wilayah terpencil, peningkatan kesejahteraan guru tidak tetap atau GTT dan pegawai tidak tetap atau PTT.
--page
"Kemudian, ada resdistribusi seleksi ulang GTT dan PTT, restribusi P3K guru hasil seleksi 2023 dan peningkatan kompetensi pendidik maupun tenaga pendidikan," bebernya.
Ia menambahkan, saat ini, pihaknya lebih prioritaskan P3K dan baru berlanjut ke GTT. Hal ini dilakukan agar mengantisipasi adanya titipan, maupun realisasi yang tidak kompeten. Tidak kalah penting, katanya, pemetaan untuk sebaran distribusi sumber daya manusia pendidikan Kalteng.
"Beres dulu P3K baru GTT. GTT ini rekomendasi dari kepala sekolah, lalu kami realisasikan (Pemprov Kalteng). Saya buatkan seleksi ulang, GTT ini harus yang propersional, SDM-nya harus andal. Kami juga melakukan pemetaan ulang untuk GTT dan PTT di Kalteng," tuturnya. (MARINI/Y)









