KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Warga Desa Sungai Bakau, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kabupaten Seruyan, digegerkan  hilangnya seorang warga sejak Minggu, 11 Februari 2024, sekitar pukul 21.00 Wib.

Abdul Razak (36), meninggalkan kediamannya di Jalan Alhuda Desa Sungai Bakau dan belum berhasil ditemukan hingga saat ini.

Kapolres Seruyan, AKBP Priyo Purwanto, melalui Kapolsek Seruyan Hilir, Ipda Robby Sandrajaya, membenarkan kejadian tersebut.

 Menurut laporan yang disampaikan oleh pihak keluarga, Abdul Razak sekitar pukul 20.00 Wib, meninggalkan rumahnya dengan berjalan kaki sendirian menuju Pantai Seribu Cemara.

Namun, ia tidak kunjung kembali, sehingga keluarganya mulai panik dan langsung melakukan pencarian serta menghubungi kerabat di Sampit dan Samuda untuk membantu mencari keberadaannya.

--page

"Karena korban tidak kunjung kembali, warga desa bersama unsur pemerintah desa, TNI, Polri, serta BPBD Kabupaten Seruyan turun langsung membantu proses pencarian," ungkap Kapolsek.

Proses pencarian terus dilakukan dengan menyusuri sekitar  pesisir  pantai dan kawasan hutan sekitar desa  namun Abdul Razak masih belum ditemukan.

“Pencarian  dilakukan dibagi dalam tiga tim dengan menyusuri pantai dan hutan sekitar, namun belum membuahkan hasil, “ jelasnya.

Robby menambahkan, berdasarkan penuturan dari pihak keluarga, sebelum menghilang korban memang sering  terlihat murung sendiri,

“Dari keterangan pihak keluarga, pada  saat meninggalkan rumah, korban hanya mengenakan celana pendek warna hitam dan tidak menggunakan baju,“ tandasnya. (FAHRUL/j)