BORNEONEWS, Palangka Raya - Program Kredit Melawan Rentenir menjadi salah satu program andalan OJK Provinsi Kalimantan Tengah selama tahun 2023 lalu. Menurut Kepala Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Otto Fitriandy program tersebut menjadi satu dari berbagai program yang telah dilaksanakan OJK Kalteng di sepanjang tahun 2023 lalu.
"Beberapa program tahun 2023 yang kita laksanakan ialah program Kredit Melawan Rentenir," kata Otto pada Kamis, 22 Februari 2024.
Menurut Otto, dalam realisasi program ini dilaksakan oleh Bank Kalteng melalui Betang Berkah dan UMKM Berkah, BPR Sampuraga Cemerlang melalui Kredit Tabung, BPR Artha Sukma Sejahtera melalui Kurda, serta BPR Marunting Sejahtera melalui Mas Basir.
"Program lainnya ada Desa Ekosistem Keuangan Inklusif atau EKI di Desa Henda Pulang Pisau. Kita lakukan pembentukan Desa EKI di Kabupaten Pulang Pisau bekerjsama dengan Bank Indonesia yakni melakukan Pelatihan PengelolaanKeuangan dan Peningkatan UMKM, PT Bank Kalteng dengan Pembentukan Agen Laku Pandai, PT BPJS Ketenagakerjaan
dengan Pemberian jaminan asuransi pada pekerja dan petani semangka," terang Otto lagi.
Selain itu juga menurutnya telah dilaksanakan tahap pasca inkubasi pembentukan Desa Ekosistem Keuangan Inklusif di Desa Henda dengan hasil peningkatan penggunakan produk keuangan atau middle inclusive sebesar 7 persen.
--page
"Saat ini telah dibentuk Surat Keputusan dan telah disahkan oleh Bupati Gunung Mas Nomor 100.3.3.2/374/2023 tentang Tim Teknis Perencanaan, Pembinaan, Monitoring dan Evaluasi Generic Model Pertanian dan Pengembangan Komoditas Jagung Kabupaten Gunung Mas," beber Otto lagi.
Telah dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama atau PKS, katanya, antara Pemerintah Kabupaten Gunung Mas dengan PT Bank Kalteng perihal skema pembiayaan subsidi bunga dari Pemerintah Kabupaten Gunung Mas.
"Telah dilakukan pula tanam perdana benih Jagung dan Padi yang dihadiri oleh Bupati Gunung Mas, Wakil Bupati Gunung Mas, Kepala OJK Kalteng, Bank Kalteng. Bank Indonesia, PT Bank Kalteng, BPJS Ketenagakerjaan," jelas Otto.(TESTI PRISCILLA/Y)









