PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sejumlah bahan pokok di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengalami kenaikan harga. Mulai dari beras premium, cabai merah besar, cabai rawit merah, gula pasir dan minyak goreng. Kenaikan ini terjadi pada minggu ke II dan III Februari 2024.

Data yang terhimpun Tim Borneonews, sejumlah  pedagang sembako mengatakan, bahwa menjual beras premium sepekan lalu Rp70.000 sampai Rp80.000 dan kini menjual dengan harga mencapai Rp85.000/5 kg.

Lalu, untuk beras premium lahap pada minggu lalu 5 - 9 Februari 2024 per liter seharga Rp16.200/kg. Kemudian, pada minggu selanjutnya 12 - 16 Februari 2024 naik 8,02 persen menjadi Rp17.500.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM), Alfan Khusnaini melalui Kepala Bidang Perdagangan Muhammad Suhendra menyampaikan, seminggu lalu pihaknya telah koordinasi dengan sejumlah distributor dalam ketersediaan bahan pokok ini. 

"Kami melakukan rapat koordinasi dengan 11 distributor termasuk Bulog Pangkalan Bun untuk memenuhi persediaan bahan pokok terutama di Kabupaten Kobar," ujarnya, Jumat, 23 Februari 2024.

--page

Disampaikan Suhendra, sejumlah distributor tersebut juga memenuhi ketersediaan bahan pokok ke daerah kabupaten lainnya seperti Lamandau, Sukamara, hingga Pembuang Hulu.

"Saat ini persediaan stok barang pokok minggu ke III pada 23 Februari 2024 di seluruh distributor Kabupaten Kobar ada stok beras 679,12 ton, minyak goreng 123,15 ton, 367,29 ton, tepung terigu 69,82 ton, kacang kedelai 21,20 ton dan daging beku 3,94 ton," tuturnya.

Dia menambahkan, dalam waktu dekat, pihaknya akan menggelar pasar penyeimbang untuk menekan inflasi menjelang bulan Ramadhan 2024.

"Mungkin di awal-awal puasa kami juga akan melakukan pasar murah, kurang lebih sebanyak 5000 paket yang tersebar di 6 kecamatan wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat. InsyaAllah dilakukan pada minggu ke 2 atau 3 bulan Ramadhan secara bertahap, berupa beras, minyak goreng dan gula," ungkapnya. (NURITA/Y)