BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Anang Hermanudin rupanya kakak ipar tersangka penipuan agen haji umrah, Ustaz Irianur. Istri Anang, Mardiah (56) yang ditemui Borneonews, di kediamannya Jalan Pasanah, RT 12, Kelurahan Madurjo, Senin (16/5/2016) sore, menuturkan, Misnah, istri Irianur adik bungsu Mardiah.
"Saya tak menyangka, adik ipar melakukan penipuan. Ustaz Irianur itu sering mengisi program ceramah di tv lokal di Pangkalan Bun," katanya.
Awalnya, Mardiah terbujuk rayuan pelaku dan istrinya untuk mendaftarkan umroh di Chanes Tour and Travel. Tersangka pelaku ternyata calo pemberangkatan haji dan umroh. Melalui ceramah, ia menjalankan modusnya untuk menggaet masyarakat yang akan melakukan ibadah haji dan umroh. "Kan dia adik ipar saya, ya kami awalnya percaya saja."
Mardiah nampak menyesal, uang Rp55 juta untuk ongkos ibadah umroh merupakan hasil menabung sejak 2013.
"Irianur asli orang Banjarmasin, ia tinggal di Jalan Ahmad Yani Gang Sapil. Tapi kemudian rumahnya dijual dan sekarang tinggal di Jalan Jenderal Sudirman, gang Kalkun 2 RT 10 kelurahan Sidorejo, Pangkalan Bun. Ia tinggal di barakan," kata dia.
Dua minggu lalu, karena Mardiah sudah menaruh curiga, ia menelepon nomer kontak Chanez Tours and Travel, yang beralamat di Plaza 3 Pondok Indah Blok A.3 Jakarta Selatan. "Kata yang terima telpon itu, uangnya baru disetorkan Rp60 juta untuk pengambilan tasnya yang isinya kain ihrom dan mukena. Sementara uang senilai Rp2,5 miliar dan tas yang berisi visa dan paspornya diambil lagi oleh Ustaz, katanya mau pindah agen travel," ceritanya.
Mardiah mengaku menyetorkan uang senilai Rp55 juta secara bertahap. Awalnya ia memberikan Rp8 juta, kemudian 15 juta. Dia ia melunasi biaya pemberangkatan umroh bersama suaminya Rp32 juta. Tanggal 27 Maret 2016, Ustaz Irianur memberikan tiket pesawat ke Jakarta. "Saya bersama suami sudah persiapan, keluarga dan tetangga yang mau mengantar pun sudah siap. Eh rupanya tiketnya palsu." (CECEP HERDI/N).


