BORNEONEWS, Tamiang Layang - Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur Panahan Moetar membuka Malam Kesenian Daerah Barito Timur yang digelar di Objek Wisata Lewu Hante Kelurahan Taniran Kecamatan Benua Lima, Sabtu, 24 Februari 2024. Pembukaan acara tersebut ditandai dengan pemukulan gong.
Malam kesenian daerah yang diisi dengan lomba vocal solo lagu daerah itu juga dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga atau Disbudparpora Barito Timur, Kapolsek Benua Lima, Lurah Taniran dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Sekda atas nama Pemkab Barito Timur menyampaikan rasa syukur karena malam kesenian daerah itu bisa dilaksanakan setelah beberapa tahun tidak diadakan.
"Kami bersyukur pada malam hari ini kita berkesempatan untuk bisa melaksanakan kegiatan ini walaupun dengan kondisi sederhana tapi kami berharap bawa kesenian, budaya dari Barito Timur Gumi Jari Janang Kalalawah ini bisa dilestarikan dengan baik dan pada saatnya seniman-seniman budaya Barito Timur bisa muncul, karena siapa lagi yang bisa melestarikan ini selain kita," ucapnya.
Itu sebabnya Sekda berharap Kepala Disbudparpora bersama seluruh jajarannya mampu memberikan inovasi dan kreasi sehingga seni budaya Barito Timur bisa dilestarikan bahkan terus berkembang.
--page
"Kreasi dan inovasi itu sangat diperlukan menyesuaikan situasi kondisi kemajuan teknologi sekarang ini," lanjutnya.
Panahan juga memotivasi tim dari Disbudparpora agar tetap semangat dalam upaya melestarikan budaya Barito Timur apapun kondisi kondisi yang dihadapi saat ini.
"Apapun kelemahan kita itu bukan menjadi hambatan tetapi itu menjadi pemicu bagi kita untuk lebih maju lagi, lebih semangat lagi. Kami berharap masyarakat juga khususnya pencinta seni suara, penyanyi-penyanyi lokal kita, bisa kita bina dan berhasil nanti menuju jenjang yang lebih baik lagi," tandasnya.
Pada pembukaan sekaligus babak penyisihan pertama ini terdapat 15 peserta lomba yang tampil hingga acara berakhir pukul 21.40 WIB. (BOLE MALO/Y)









