PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Hingga saat ini, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah bersama BNNP Kalimantan Barat terus berupaya menggali informasi lebih lanjut terhadap bandar dan kurir sabu jaringan Pontianak Sampit. Karena ada dugaan mereka merupakan jaringan internasional.

Kepala BNNP Kaltengg Brigjen Pol Joko Setiono mengatakan, berdasarkan pengalaman Kabid Berantas BNNP Kalteng Kombes Pol Agustiyanto, telah terungkap sebelumnya jaringan narkoba yang menghubungkan Malaysia, Pontianak, dan Sampit.

"Maka dari itu untuk mencegah hal tersebut kembali terjadi, kami terus memperkuat sinergi dan berkomunikasi dengan pihak  BNNP Kalbar untuk memperdalam informasi dari kasus ini," katanya, Senin, 26 Februari 2024.

Dalam upaya memerangi narkoba dan mewujudkan visi Kalteng Bersih Narkoba, Joko Setiono menegaskan bahwa kasus ini masih terus didalami. Ia berharap dukungan doa dari masyarakat agar pihaknya dapat mengungkap kasus yang lebih besar lagi.

Joko mengungkapkan jika ada hal - hal yang mencurigakan dan gerak gerak terduga penyalahgunaan dan penyebaran narkotika, harap masyarakat Kalteng bisa memberikan informasi  kepada pihak BNNP Kalteng.

--page

"Kami terus berkomitmen untuk melayani masyarakat memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkotika di Kalteng," pungkasnya. (PATHUR/H)