PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Regional 9 Kalimantan, Darmansyah mengatakan bahwa kepemilikan saham di Kalimantan tumbuh hingga 26,30 persen.

"Di bulan Desember 2023, nilai kepemilikan saham di Kalimantan tumbuh 26,30 persen dibandingkan dengan posisi tahun sebelumnya menjadi sebesar Rp114,10 triliun, dengan nilai transaksi saham sebesar Rp13,00 triliun," kata Darmansyah pada Selasa, 27 Februari 2024.

Sejalan dengan hal itu, lanjutnya, jumlah investor juga meningkat sebesar 19,87 persen yoy atau terdapat 111.273 investor baru dibandingkan Desember tahun 2022 yang didominasi oleh investor muda.

"Khusus untuk Kalimantan Tengah, ada 4.279 nilai kepemilikan saham atau 245,99 persen," katanya lagi.

Sementara nilai transaksi saham, lanjutnya, mencapai Rp7.247 Miliar dengan 97.338 SID.

--page

"Sektor Pasar Modal menunjukkan kinerja yang sangat baik ditandai dengan jumlah investor yang selalu meningkat dari tahun ke tahun," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/Y)