BORNEONEWS, Kotawaringin Timur - Perum Bulog Subdivisi Regional Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memastikan stok beras di daerah ini sepanjang bulan Suci Ramadhan aman. Stok beras Bulog Kotim saat ini sebanyak 1.800 ton. Jumlah tersbeut dianggap mampu memenuhi kebutuhan beras masyarakat Kotim untuk lima bulan kedepan.
“Kalau untuk bulan Ramadhan saya rasa sangat cukup. Karena stok yang ada ini cukup untuk lima bulan ke depan,” kata Kepala Perum Bulog Subdivisi Regional Sampit Rusli Pisol kepada Borneonews di gudang bulok, Rabu (18/5/2016).
Dengan jumlah beras sebanyak itu, warga di Kotim tidak perlu khawatir akan kekurangan beras seperti Ramadan tahun lalu. Selain hal itu, mereka juga akan berupaya terus menjaga kesetabilan beras, yang biasanya menjelang Ramadan atau lebaran akan mengalami kenaikan harga.
“Salah satu untuk menjaga kesetabilan harga, kami akan menggelar operasi pasar selama bulan Ramadan ini,” lanjut Rusli.
Operasi pasar dilakukan dengan cara menjual beras di outlet milik Bulog, selain secara mobile atau berpindah-pindah tempat.
Sementara untuk harga jual yang sudah ditetapkan oleh pihak Bulog Sampit, yakni Rp7.900 per kilogram. Dengan kualitas beras yang cukup baik dan masih baru. Rusli berharap warga tidak lagi beranggapan, beras yang dijual Bulog kualitas rendah dan sudah lama tersimpan dalam gudang. Karena apa yang sudah dilakukan itu sudah sesuai standar, dengan harapan warga Kotim menyukainya. (MUHAMMAD HAMIM/N).






