BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemkab Kapuas melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) setempat menggelar rapat koordinasi (rakor) pembangunan perhutanan sosial di Kabupaten Kapuas, bertempat di Aula Dinas PMD pada Kamis, 14 Maret 2024.
Sekda Kapuas Septedy seusai membuka rapat tersebut mengatakan, perhutanan sosial nantinya akan dapat bermanfaat bagi masyarakat desa jika betul-betul dikelola.
"Ini manfaatnya banyak, diantaranya untuk kesejahteraan masyarakat di desa yang bersangkutan. Manfaatnya juga bagaimana mengelola hutan sosial itu baik dari nanti ada manfaat karbon, kemudian manfaat dari hutan hutan yang mereka kelola," kata Septedy kepada wartawan.
Lebih lanjut, dia menjelaskan selama ini perhutanan sosial ini memang ada beberapa desa yang sudah mendapatkan surat keputusan dari KLHK terkait dengan lokasi hutan desa maupun hutan adat yang bisa dikelola sebagai perhutanan sosial.
"Rakor ini nanti akan membuat roadmap bagaimana program perhutanan sosial ini bisa dilakukan oleh masyarakat secara produktif," ucapnya.
--page
Sehingga, nanti betul betul manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat, karenanya ini cukup baik untuk ditindaklanjuti.
"Apalagi tadi disampaikan oleh perwakilan Bappedalitbang Kalteng bahwa ke depan justru akan ada dana dari bank dunia, salah satunya untuk mendukung program perhutanan sosial," jelasnya.
Adapun dalam Rakor ini dihadiri Kepala Dinas PMD Kapuas, Budi Kurniawan, Dinas PMD Kalteng, Dishut Kalteng, Pokja Perhutanan Sosial Kalteng, sejumlah SOPD, camat, sejumlah UPT KPHP, para kades dan undangan lainnya. (DODI/H)









