BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Salah satu sosok figur pemuda di Kalimantan Tengah (Kalteng), M. Alfian Mawardi resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Bupati Kapuas ke DPC Partai Gerindra Kapuas pada Senin, 13 Mei 2024.
Alfian Mawardi datang ke kantor DPC Gerindra Kapuas yang berada di Jalan Meranti didampingi sejumlah tokoh, diantaranya Talinting E Toepak yang merupakan tokoh adat daerah setempat bersama para pemuda dan lainnya.
Kedatangan tokoh muda yang juga merupakan Ketua KNPI Kalteng ini diterima langsung oleh Sekretaris DPC Gerindra Kapuas, Ahmad Effendi dan jajaran.
"Alhamdulillah, hari ini kita kedatangan salah satu bakal calon Bupati Kapuas, yakni seorang tokoh muda. Beliau juga Ketua KNPI Kalteng mendaftarkan diri sebagai bakal calon Bupati Kapuas ke DPC Gerindra," kata Ahmad Effendi.
Dirinya sangat menerima dan berterima kasih atas keinginan maju bersama dengan Partai Gerindra Kapuas pada Pilkada 2024 mendatang.
--page
"Kami terima berkas tadi sudah lengkap. Tahap selanjutnya nanti akan ada fit and proper test yang akan dilaksanakan di provinsi Kalteng, salah satunya untuk menentukan bakal calon yang akan diusung," ujarnya.
Sementara itu, M Alfian Mawardi menyampaikan terima kasih kepada jajaran DPC Gerindra Kapuas yang telah menyambut baik kedatangannya, mendaftarkan diri untuk maju pada Pilkada 2024 sebagai Bakal Calon Bupati Kapuas.
"Ini merupakan partai kedua, setelah sebelumnya mendaftar di DPD PDI Perjuangan," kata Alfian yang juga merupakan kader PDI Perjuangan ini.
Dia juga menjelaskan motivasinya bertarung di Pilkada Kapuas 2024 mendatang untuk menyelesaikan apa yang telah dibangun Bupati Kapuas periode 2008 - 2013 lalu, yakni Muhammad Mawardi.
"Menyelesaikan apa yang telah dibangun abah saya Mawardi termasuk pelabuhan Batanjung, pabrik pupuk, sirkuit, BUMD Danum, PDAM, paviliun RSUD diselesaikan semua apa yang dibangun abah ulun (saya) itu yang dibangun kembali," ujarnya.
--page
Kemudian, lanjut dia bagaimana ke depan ingin memberi ruang kepada para pemuda di Kabupaten Kapuas ini untuk berkembang.
"Agar anak muda di Kabupaten Kapuas ini tidak lagi menanyakan mau kerja apa dan sebagainya," pungkasnya. (DODI/H)









