BORNEONEWS, Palangka Raya - Nama Raden Biroum Bernardianto saat ini digadang-gadangkan masuk dalam bursa bakal calon Wakil Wali Kota Palangka Raya.
Nama Raden muncul ke publik lantaran memiliki pengaruh yang kuat dibidang akademisi, bisnis, dan mempunyai berbagai pengalaman kemasyarakatan.
Sosok laki laki yang lahir di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah pada 23 Agutus 1969 ini angkat bicara bahwa namanya masuk dalam daftar calon Wakil Wali Kota Palangka Raya menggangap bahwa hal tersebut normatif.
Mengandung artian bahwa katanya normatif, tidak hanya berlaku dalam konteks hukum saja. Di lingkungan politik, normatif dapat mengatur bagaimana seseorang harus bersikap dan bertindak, termasuk etika kerja dan kode etik yang harus diikuti.
"Normatif, yang pasti kita laksanakan pengabdian kepada masyarakat. Mengalir saja, dan tentunya kita tetap pada kaidah pendidikan, pelayanan publik, ada amanah untuk tata kelola pemerintahan dan lainnya. Saya siap apabila ditunjuk, akan tetapi tergantung penawaran yang datang," kata laki-laki yang menjabat sebagai Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kalteng saat dikonfirmasi Borneonews, Rabu, 15 Mei 2024.
Terkait komentar secara pribadi namanya yang masuk dalam bursa Calon Wakil Wali Kota Palangka Raya, Raden atau kerap disapa Biroum ini mengungkapkan bahwa secara pribadi tentu siap dan siapapun pasangan dirinya mengharapkan pemimpin yang melayani masyarakat.
--page
Dan tentu katanya memiliki kaidah leadership skill untuk membangun visi jangka panjang dengan tetap memberikan fokus terhadap target yang ingin dicapai, sehingga kinerja pemimpin yang layak untuk Kota Palangka Raya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Pengurus Brawijaya Jawa Timur (Jatim) sekaligus salah satu pengarah komonitas Jatim-Palangka Raya ini mengungkapkan bahwa dirinya, juga memiliki pengalaman pada leadership saat menjadi manager selama 12 tahun pada salah satu perusahaan bergerak dibidang properti perkayuan di Kalteng.
Kemampuan atau keterampilan inilah katanya sebuah fungsi manajemen untuk memengaruhi, memotivasi, atau mengarahkan orang lain agar melakukan hal-hal tertentu yang dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu.
"Sangat penting untuk memiliki leadership yang mumpuni bagi seorang pemimpin, terlebih lagi untuk memimpin Kota Palangka Raya," ungkap akademisi/dosen yang telah bekerja selama kurun waktu 25 tahun ini.
Tambah pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ini untuk membangun Kota Palangka Raya dengan memperhatikan yakni meningkatkan pemerataan pembangunan infrastruktur, meningkatkan kualitas lingkungan hidup, newujudkan sumber daya manusia yang cerdas, sehat dan berdaya saing, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, serta meningkatkan perekonomian. (MARINI/H)









