BORNEONEWS, Palangka Raya - Tim gabungan Polsek Sabangau dan Polres Palangka Raya meringkus pembunuh Nasip, 36. Pelaku berjumlah empat orang. Mereka adalah Anto, 24, Aris Fadillah, 32, Taufik Hidayat, 31, dan Thamrin alis Lempok, 19.
Kasat Reskrim Polres Palangka Raya AKP Erwin T H Situmorang mengatakan, Anto ditangkap di Jalan Bangaris, Selasa (31/5/2016) sekitar pukul 17.00 WIB. Kemudian Aris dan Taufik ditangkap di Jalan dr Murjani pada pukul 19.50 WIB. Sedangkan Thamrin, juga di Jalan dr Murjani namun pada pukul 22.30 WIB.
"Pelaku sudah kita amankan di Polres," kata Erwin, Rabu (1/6/2016).
Pengungkapan itu bermula dari hasil penyelidikan anggota setelah memeriksa sejumlah saksi. Dari penuturan istri korban, Sinta, 30, pada pukul 01.00 WIB, korban pamit keluar rumah lantaran dihubungi oleh rekannya bernama Manggu.
Korban izin sambil berucap ada sebuah bisnis. Kemudian korban mendatangi ke rumah Manggu. Pada pukul 03.00 WIB, istri korban menelepon Manggu lantaran HP suaminya tertinggal. Manggu menjawab jika korban bersamanya. Sekitar pukul 05.00 WIB, istri korban menghubungi lagi. Manggu kembali menjawab jika korban masih tidur di bengkel tempat saudara Manggu kerja.
Setengah jam kemudian, istri korban kembali lagi menghubungi dan dijawab korban sudah pulang. Sekitar pukul 06.00 WIB, seseorang bernama Nurik datang ke rumah korban dan memberitahukan melihat korban tergeletak di pinggir jalan.
Pembunuhan itu bermula ketika korban, Manggu dan para pelaku berada di sebuah tempat karaoke bilangan Jalan Mahir Mahar lingkar luar. "Mereka karaoke di lingkar luar. Karena rebutan untuk nyanyi mereka berkelahi," ungkapnya.
"Manggu juga sebagai korban. Dia juga ada luka di perut. Kronologi lanjut nyusul, ya," tutur Kasat.
Sementara itu, informasi yang dihimpun Borneonews di lapangan, setelah korban mendatangi Manggu, mereka diduga berangkat ke tempat karaoke itu. Tak lama kemudian, empat pelaku berkelahi bersama Manggu dan korban. Manggu pada akhirnya terluka. Perkelahian itu berhenti setelah ada warga yang melerai.
Sehingga pada saat istri korban menelepon pertama kali, mereka sudah di rumah. Selanjutnya ketika Manggu menyebut jika korban sudah pulang, pada saat itulah empat pelaku diduga menghadang dan mengeksekusi bapak dua anak yang tinggal di Jalan Mangkuraya, Kereng Bangkirai, Gang Mangga itu hingga ditemukan tewas di bawah pohon sawit persis samping aspal Jalan RT A Milono Km 7,5, Selasa (31/5/2016) pagi. (BUDI YULIANTO/m)








